Komunitas Indonesia Berbagi Pendidikan


Implementasi Pembelajaran Berbasis TIK

Pemanfaatan MPI untuk meningkatkan interaksi dan keaktifan murid dalam pembelajaran.

Pendidikan Guru Penggerak

Simposium Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat.

Guru Berbagi

Berbagi praktik baik implementasi Kurikulum Merdeka kepada rekan sejawat.

Disiplin Posistif

Keyakinan kelas dapat membantu membangun budaya positif di sekolah.

Ekstrakurikuler

Pramuka mendukung perkembangan sosial emosional peserta didik.

Sekolah Penggerak

IHT Implementasi Kurikulum Merdeka.

Outdoor Games

Guru juga butuh hiburan di luar sekolah.

Ice Breaking

Membangun keakraban dan kerja sama dengan rekan sejawat melalui permainan.

Karang Pamitran Nasional

Membina karakter bangsa dengan inovasi dan semangat persaudaraan.

Diklat Calon Kepala Sekolah

Menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan calon kepala sekolah pada dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial.

Satyalencana Karya Satya (SLKS)

Tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugasnya.

ToT Bela Negara, Mental, dan Spiritual

Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta sebagai fasilitator bela negara, mental, dan spiritual.

Penyematan Tanda Penghargaan Bintang Pancawarsa oleh Gubernur NTB

Tanda penghargaan bintang pancawarsa adalah lencana yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan kontribusi mereka.

PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK)

Program peningkatan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, dan dinas pendidikan dalam kegiatan Belajar, Mengajar, dan Berkarya untuk mendukung terciptanya Inovasi Pembelajaran Kolaboratif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka dengan mengedepankan Pemanfaatan Platform Teknologi.

Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL)

Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap mental bagi para Pelatih Pembina Pramuka untuk menangani dan melatih berbagai kursus.

Selasa, 09 Juni 2026

KWARCAB LOMBOK BARAT DAN BNN PERKUAT SINERGI, RINTIS PEMBENTUKAN SAKA PRAMUKA ANTINARKOBA

 Lombok Barat, 9 Juni 2026 – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lombok Barat menerima kunjungan dan melaksanakan rapat koordinasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) di Sekretariat Kwarcab Lombok Barat, Selasa (9/6/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam upaya pembinaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Rapat dihadiri oleh lima orang perwakilan BNN Kota Mataram. Sementara dari Kwarcab Lombok Barat hadir langsung Ketua Kwarcab, Drs. M. Hendrayadi, para Wakil Ketua Kwarcab, Sekretaris,  serta sejumlah Andalan Cabang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BNN menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan kepada generasi muda sebagai langkah preventif dalam menekan penyalahgunaan narkoba. Menanggapi hal tersebut, Ketua Kwarcab Lombok Barat menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Kwarcab untuk mendukung berbagai program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda yang sehat, tangguh, dan bebas narkoba.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembentukan Rintisan Saka Pramuka Antinarkoba. Salah seorang Perwakilan BNN, Pak Beben, memohon dukungan penuh dari Kwarcab Lombok Barat terhadap pembentukan saka tersebut. Rencananya, kepengurusan akan melibatkan unsur BNN, Kwarcab Lombok Barat, dan Kwarcab Kota Mataram. Untuk pengukuhannya, direncanakan akan dilakukan oleh Kepala BNN atau Bupati setempat.

Ketua BNN Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, SE, M.Si. dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya percepatan pembentukan saka tersebut. “Kita harus bergerak cepat untuk pembentukan rintisan Saka Pramuka Antinarkoba ini guna menekan penyebarluasan narkoba kepada generasi muda,” tegasnya.

Selain membahas pembentukan saka, pertemuan juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat edukasi tentang bahaya narkoba kepada anggota Pramuka. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Bidang Binawasa Kwarcab Lombok Barat yang juga Ketua Tim Training Center (TC) Jambore Nasional XII Tahun 2026, Kak Satria Jayadi, M.Pd. atau yang lebih akrab dipanggil Kak Setrow, menawarkan kepada pihak BNN untuk memberikan materi tentang bahaya narkoba kepada peserta TC.

Tawaran tersebut disambut positif oleh BNN yang menyatakan kesiapan untuk hadir sebagai narasumber pada kegiatan TC 3 Jambore Nasional XII Tahun 2026. Materi yang akan disampaikan berupa Pengenalan Narkoba dan Bahayanya, sebagai upaya memberikan pemahaman sejak dini kepada para peserta mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang berisiko.

Melalui sinergi antara Gerakan Pramuka dan BNN ini, diharapkan lahir generasi muda yang lebih sadar, peduli, dan berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat. Pembentukan Rintisan Saka Pramuka Antinarkoba juga diharapkan menjadi wadah strategis dalam membangun kader-kader pelopor yang mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas narkoba.
Share:

Blogger news

Translate

Mengenai Saya

Foto saya
Saya seorang guru yang fakir ilmu, selalu merasa kurang, dan haus pengetahuan. Untuk itulah saya memutuskan untuk menjadi seorang guru pembelajar. Ada banyak pendidikan dan pelatihan yang pernah saya ikuti, di antaranya Diklat Calon Kepala Sekolah, Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9, Literasi Digital, Diklat Komite Pembelajaran Program Sekolah Penggerak, Gemini AI, Wardah Inspiring Teacher, Video Content Creator Mastery, Bimtek Mengenal Anak Kesulitan Belajar di PMM, TOT Bela Negara, Mental, & Spritual Tingkat Nasional, Pembelajaran Berbasis TIK (PEMBATIK), dan masih banyak lagi. Selain itu, saya juga aktif di berbagai kegiatan organisasi sosial kemasyarakatan, di antaranya sebagai pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Tingkat Daerah NTB, Sekretaris MGMP Bahasa Indonesia Lombok Barat, Sekretaris Komunitas Guru Penggerak Angkatan 9 Lombok Barat, dan lain sebagainya. Pendidikan formal dari SD sampai SMA saya tempuh di kota kelahiran Narmada. Sementar itu pendidikan sarjana (S1) di Universitas Mataram dan pascasarjana (S2) di Universitas Negeri Malang. Di luar kegiatan pendidikan, saya memiliki hobi mendaki gunung dan bertualang.